Antara Keuntungan dan Resiko dari E Commerce

0 117

Antara Keuntungan dan Resiko dari E CommerceAntara Keuntungan dan Resiko dari E Commerce - Ivesort.com E commerce bisa disebut media pasar yang menggunakan layanan internet sebagai tempat untuk melakukan transaksi. Adapun website yang berisikan aneka produk atau jasa memberi kemudahan bagi konsumen untuk memilih dan memesan tanpa perlu menghabiskan banyak waktu dan tenaga layaknya belanja di pasar tradisional. Sungguh, ini satu fenomena yang cukup menggembirakan dan membuka kesempatan bagi siapa saja yang hendak terjun di bisnis online.

Sisi positif dari e commerce itu sendiri adalah mampu mengurangi biaya produksi hingga meningkatkan pendapatan. Bahkan, di bagian tertentu membuat seseorang dengan mudah menjalankan bisnis secara terorganisir.

Antara Keuntungan dan Resiko dari E Commerce

Ya, berbicara tentang pengurangan biaya, membuat e commerce kian bersinar bahkan banyak dilirik oleh berbagai pihak. Salah satunya adalah penurunan biaya untuk mendirikan toko atau kantor secara fisik dimana dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi anggaran untuk perawatan seperti tagihan listrik, tagihan telepon, merawat kondisi ruangan hingga tenaga kerja dan sistem keamanan. Begitu juga dengan proses melayani konsumen hingga pembayaran dimana kesemuanya itu menggunakan sistem yang canggih dan aman tanpa perlu campur tangan secara penuh.

Hanya saja, meski terlihat begitu mudah dan menarik namun menjalankan e commerce tidaklah semudah membalikkan tangan alias bukan berarti terlepas dari yang namanya resiko. Salah satunya adalah kurangnya tingkat kepercayaan dari konsumen yang hendak belanja secara online. Dibutuhkan upaya maksimal guna meningkatkan ‘trust’ yang nantinya akan mengubah menjadi pelanggan setia terhadap produk yang ditawarkan.

Kemudian, rasa takut membuat sebagian konsumen lebih memilih barang yang dijual dengan harga murah. Dengan harapan, jika pun terjadi kesalahan atau penipuan resiko yang dihadapi tidak terlalu besar.

Mereka lebih memlih produk yang berkisar pada fashion, aksesoris, sepatu atau sejenisnya. Alasannya, harga yang ditawarkan tidak terlala mahal dan beresiko tinggi. Memang, menurut sebuah survei kisaran angka antara Rp.100.000 hingga Rp. 500.000 adalah jumlah yang biasa dikeluarkan oleh konsumen.

Jadi, gak bisa menjual barang dengan harga mahal dong? Jangan pesimis dulu. Seperti yang dijelaskan diatas, kepercayaan adalah hal yang tidak bisa dianggap sepele. Dibutuhkan waktu, usaha dan tanggung jawab yang dimulai dari produk bernilai kecil terlebih dahulu yang pada akhirnya bisa mengggiring konsumen untuk lebih percaya lagi.

Adapun fenomena e commerce yang terus berkembang membuat banyak orang ingin berkecimpung di usaha ini. Sayangnya, tidak disertai dengan kemauan yang keras. Akhirnya, tidak sedikit kita mendengar banyak pelaku yang gagal dan lebih memilih meninggalkan dibandingkan mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya.

Tidak dipungkiri, dalam bisnis selalu ada untung dan rugi, ada yang berhasil dan yang gagal. Begitu juga dengan menjalankan bisnis e commerce ini. Nah, apa saja yang menjadi penyebabnya? Tidak (kebanyakan) memliki ide. Ya, memiliki ide adalah awal dalam menjalankan bisnis apapun. Jadi, jika ide ini tak dimiliki sepertinya akan mudah ditebak jika kegagalan akan segera ditemui. Sebaliknya, jika kebanyakan ide juga membuat bingung dan mudah lelah. Satu lagi, tanpa adanya tindakan segalanya tidak akan pernah terwujud meski ide yang dimiliki begitu menarik.

Category: Bisnis Online, PengetahuanTags:
author
Ivesort.com Sebuah Blog Portal Berbagai Informasi yang Anda Butuhkan. Selain itu Blog ini juga menyediakan layanan jasa berupa Jasa Review | Jasa Review Website | Jasa Review Blog | Jasa Review Produk | Content Placement Minat Menggunakan Jasa Blog Ivesort.com ? Silakan kontak melalui Email : lief.azafa@gmail.com | WA : 0855 464 70 800 | FB : Facebook.com/lief.azafa
    No Response

    Leave a reply "Antara Keuntungan dan Resiko dari E Commerce"